Musrenbangdes Datah 7 Agustus 2025: Prioritas Pembangunan Rabat Beton Tahun Anggaran 2026

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang digelar di Aula Kantor Perbekel Datah pada Kamis, 7 Agustus 2025, menjadi forum utama masyarakat dalam menyampaikan dan memutuskan usulan-usulan pembangunan yang akan menjadi prioritas pada tahun anggaran 2026. Fokus utama tahun ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan, khususnya berupa rabat beton di sejumlah ruas penting desa.

Daftar Prioritas Pembangunan Rabat Beton

Dalam Musrenbangdes tahun ini, masyarakat bersama lembaga desa telah sepakat tentang sepuluh ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan rabat beton, yaitu:

  • Rabat Beton Jalan Provinsi Menuju Abian Seke
  • Rabat Beton Jalan Desa Menuju Bunyang
  • Rabat Beton Lingkar Ati Menuju Penyawangan
  • Rabat Beton Lingkar Bekul
  • Rabat Beton Lingkar Lebah Menuju Beji
  • Rabat Beton Peng Menuju Batu Medingding
  • Rabat Beton Sanghyang Mada Menuju Bukit Cendana
  • Rabat Beton Silelompeh Menuju Teki
  • Rabat Beton Tegallanglangan Menuju Kubakal
  • Rabat Beton Tukad Nengnang Pemuunan

Kesepakatan ini dicapai setelah proses diskusi dan pembahasan kelompok, dengan mempertimbangkan kondisi jalan, intensitas pemanfaatan, serta dampak ekonomi dan sosial yang diharapkan.

Pembangunan rabat beton dinilai sangat penting untuk menunjang aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas hasil pertanian dan kegiatan ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor lain, seperti pendidikan dan kesehatan, dengan akses yang lebih baik ke berbagai fasilitas vital desa.

Selain tujuan fisik, pembangunan jalan rabat beton di Desa Datah juga membawa dampak sosial, seperti terbukanya lapangan kerja melalui pelibatan tenaga kerja lokal selama proses konstruksi. Hal ini menjadi bentuk nyata peran Musrenbangdes sebagai forum partisipatif yang menampung aspirasi dan kebutuhan warga.

Musrenbangdes 2025 yang berlangsung secara transparan dan partisipatif menunjukkan komitmen aparatur desa dan masyarakat dalam menetapkan program prioritas yang benar-benar dibutuhkan. Seluruh rencana yang sudah disepakati akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) dan menjadi landasan pengusulan anggaran tahun berikutnya, guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan seluruh warga Datah.

Dokumentasi Kegiatan:

Scroll to Top